Senin, 22 April 2013

Kenangan indah Pantai di Pacitan


Surga tersembunyi dibalik tanah kelahiranya Bapak presiden SBY tercinta. Memang indah pantai diwilayah pacitan dan sekitarnya, tempo dulu jalan masih jelek, tapi sekarang udah bebas hambatan. Terimakasih pak SBY atas dedikasinya.. heheheeee.
hari sabtu, tanggal,bulan uda lupa. tapi tahun 2012 , oya bertepatan dengan isu kiamat 2012 kayaknya, dan terbukti hanya bualan.. alam masih bersahabat, surya tampak bersinar indah kala itu.
Untuk wilayah dan lokasi geografisnya sudah saya tulis di catatan , silakan search aja yo sis and brother..nah ni crita crita aja nih, mengenang ketika masa-masa itu sudah jarang saya alami lagi seiring bertambahnya usia dan tanggung jawab ..
bagaimana kawan? indah kan pemandanganya? jangantunda-tunda ketika kalian masih bisa , "dolano sak puasmu selagi bisa" hehe..
ya begitulah...

bersama 5 kawan saya, cici,  alam, xerxes, fajar, ela, edy, asar, debu kita mulai ekspedisi garis pantai di tanah jawa ini. awan mendung seolah tak menghalangi niat kita berenam menggeber motor sejauh ratusan KM, dari solo sampai wonogiri aman tak ada cerita motor ngadat. tapi pas masuk jalur terlarang salah satu motor harus tekena dapak racun jalanan, alias bocor. namun beruntung masih ada tukang tambal panci... eh tambal ban dink yang sedia menambal, yaiyalah masak meh ngek i madang..
40ribu setorkan pak tukang tambal ban, biasa orang asing ya dikepruk wae. narimo ing pandum, .
perjalanan dilanjutkan, cerita cerita horor pun teringat ketika lampu motor hanya mampu menerangi lorong2 jalan yang digerumuli pohon2 lapuk dan seaakan berpenghuni . gak papa, kan ada simanis yang menemani dibelakang. "kuntilanak kali"

Tapi beneran manis lo, gak percaya? ya liat aja tuh, hehehe...3jam sudah perjalanan, ngantuk, capek, campur aduk jadi satu. perjalanan dilanjutkan setelah rehap diwilayah tak berpenghuni, dari situ belok kanan, jalan terus, belok kiri dah ntar ada perempatan ambil kiri, yang aq ingat sih itu. 
jam 03.30 kita sampai di  bilangan Pantai srau, sepi tak ada manusia. cuma ada suara deburan ombak dan deburan hati yang berdebar sih , hehe.
tak lekang kita camp di pondokan, disana kita istirahat sambil cerita2, masak kopi, ngemil, jepret2 poto, ngroko , kayak sedulur dewe. secangkir kopi dan secangkir susu menemani perbincangan sembari mnunggu surya menyambut. 
ya begitlah, kayak cah cilik gak punya dosa. memang hidup itu enaknya jadi anak anak, mau apa aja gak dosa, hehe..
............


nah tuh gambar disamping pendoponya, seakan nginap di hotel looo. gratis pula.. kenapa ada cerita indah di pantai ini? karena disini ada pedagan kelapa muda namanya si indah kumala santi, nah dia itu punya emak namanya sugini.. 


................................................................................................................................


Tidak ada komentar:

Posting Komentar